Skip to main content

5 Langkah Persiapan Mencari Kerja


1. Perkuat Curiculum Vitae-mu!
Untuk lolos screening tahap pertama dari para rekruter, kamu harus mempersiapkan CV mu dengan sebaik mungkin. CV merupakan pintu gerbang utama bagi para rekruter untuk mengenal dirimu. CV dapat disesuaikan dengan tipe pekerjaan yang ingin kamu daftar. Pada umumnya, CV yang baik adalah CV yang bersih, maksimal 2 halaman, dan menceritakan detail tentang dirimu. Apabila kamu akan bekerja di bidang seni, mungkin CV mu harus dibuat sekreatif mungkin. Contoh-contoh CV dapat dengan mudah kamu temukan di internet seperti http://www.helpshared.com/, http://tipskarir.com, dll.  Saat membuat CV, posisikan dirimu sebagai rekruter. Cek apakah CV mu sudah cukup jelas dan menarik. Kalau kamu belum yakin, kamu bisa minta tolong kakak atau teman terdekat untuk meminta masukan.
2. Tunjukan Identitas Professional dan Jejaring Sosial
Kini, kamu bukan lagi mahasiswa dengan segudang prestasi yang dapat dibuktikan dengan sertifikat kepanitiaan. Saatnya kamu membuka lembaran baru degan membuat akun profesional di jejaring sosial untuk memperluas koneksimu dengan para pencari kerja. Ubah lah profilmu menjadi lebih baik lagi, kalau perlu, pasang foto terbarumu dengan tampilan yang lebih fresh dan rapi.
3. Ikut Seminar Dunia Kerja dan Jobfair
Cari informasi mengenai seminar persiapan masuk dunia kerja. Paling tidak, sebagai fresh-graduate, kamu sudah pernah mengikuti salah satu seminar tersebut. Tidak perlu kerluar biaya, kamu bisa mencari informasi dari pusat layanan karir di kampusmu atau kampus temanmu. Perusahaan seperti kompas, astra, dll juga sering mengadakan seminar serupa. Kamu juga bisa mengikuti job fair untuk mencari informasi. Bawalah CV terbarumu saat kamu mengikuti job fair atau seminar karena biasanya perusahaan suka membuka booth untuk mengumpulkan CV.
4. Buat List Lowongan Pekerjaan
Pastikan kamu tidak ketinggalan batas waktu untuk melamar pekerjaan. Sebaiknya, siapkan waktu 2 – 3 jam didepan laptop untuk mencari informasi sebanyak mungkin tentang lowongan pekerjaan yang kamu inginkan. Buatlah daftar prioritas lamaran pekerjaan dan juga batas waktunya. Ingat, jangan sampai tergiur dengan nama perusahaan besar. Cek lagi apakah betul lamaran pekerjaan itu merupakan iklan resmi dari perusahaan tersebut atau tidak. Banyak modus penipuan yang berkedok lowongan pekerjaan, jangan sampai kamu terjerat!  
5. Standby dan Berpenampilan Rapi

Apabila kamu sudah mengirimkan lamaran pekerjaan, kamu harus siap mengecek email dan telepon. Para rekruter suatu saat bisa menghubungi mu untuk mengatur jadwal wawancara. Pastikan email dan telepon aktif. Ubah penampilanmu yang saat ini santai dan berantakan menjadi lebih rapi. Potong rambut, cukur kumis dan janggutmu. Penampilan rapi dapat memperbesar kesempatanmu untuk diterima bekerja di sebuah perusahaan.

Semoga tips ini berguna ya.

Best Regards,

Finka