Skip to main content

Posts

New Post

Bath the Calm City

Seperti kata-kata populer dari Jane Austen: "Oh! Siapa yang pernah lelah dengan Bath?" atau quotes aslinya "Oh! Who can be ever tired of Bath?". Begitu juga dengan saya. Selama tinggal di UK 3 bulan ini, saya sudah 2 kali ke Bath. Pertama, saya ikut guided student tour menuju ke Stonehenge dan Bath. Saat itu saya hanya punya waktu kurang dari 3 jam di Bath dan saya merasa sangat kurang, karena saya jatuh cinta dengan kota itu. Akhirnya saya putuskan kembali ke Bath untuk kedua kalinya. Kali itu saya menggunakan beberapa hari dari reading week (biasanya di week 6, yaitu 1 minggu full tidak ada kelas, student diharapkan belajar mandiri).
 Di kali kedua, saya habiskan 3 hari disana dan saya menginap di tempat salah satu adik kelas favorit saya waktu SMA yang sedang melanjutkan master di University of Bath. Lalu, kenapa sih bisa jatuh cinta sama kota Bath? Kota Bath ini letaknya tidak jauh dari London. Kira-kira 2,5 jam apabila naik bus dari Victoria Coach Station, Lon…
Recent posts

Capturing Others Moment

Hello guys...

Semingguan ini, saya sedang menikmati libur akhir term sekaligus libur natal dan tahun baru. Selama seminggu ini, jatah liburan saya gunakan untuk bersantai, menata hati, dan menemani teman yang berkunjung ke London.

Selama 3 hari kemarin, saya menemani ci Regina dan mamanya yang sedang liburan keliling beberapa negara Eropa dan UK. Jauh hari sebelum kemari, ci Regina pernah bilang untuk saya abadikan momen liburannya di London. Dengan senang hati saya terima. Soalnya saya emang suka foto-foto dan sekalian jalan-jalan juga kan.

Nah akhirnya saya tentukan lokasi foto di sepanjang River Thames, yaitu mulai dari Borough Market-Tower Bridge-South Bank-Milennium Bridge-St.Paul Cathedral-London Eye-Covent Garden-Leicester Square. Pemandangan dan titik fotonya pas banget kalo menurut saya dan lokasinya juga mudah dilalui sambil berjalan santai. Karena hampir setiap hari ke sekolah saya jalan melalui titik-titik itu.

Akhirnya hari Sabtu kemarin kita ketemu di London, tapi kita t…

Celebrating my 2 months in LSE – this is my highlight!

Hi all, 

I write this blog as a reminder for myself about how is it going so far here in London. But if this may benefit you as well, please let me know and I can write more about this! :)





Flashback
I got accepted at LSE, on April 2016. I can recall my feelings when I received the acceptance email from LSE in the middle of executive meeting in my office. Even though the meeting was tough, I can't stop smiling until the end of the day. Still in the same year, on September 2016, I got my desired scholarship from from LPDP (Indonesia Endownment Fund). I aim to get this scholarship from 2014, but just have a chance and courage to try it on 2016. 
I enter this institution (LSE) with the high expectation to improve myself and “consumed” all the knowledge they can offer me as much as possible and as clear as possible.